Day OFF means Me Time

Kerja terus bikin orang stress, mumpung punya OFF Day, saya manfaatin buat me time alias melakukan hobi yang saya suka. Pasti tiap orang punya hobinya masing-masing. Saya hobinya coba-coba. Coba-coba makanan baru, tempat makan enak, kuliner pinggir jalan sampe kuliner bintang lima. Tapi semuanya itu harus pake yang namanya hepi. Kalau gak hepi hobi ini jadi gak enak.

Masih lanjutan hari jalan-jalan dari Forest Walk, saya dan Arnold cari tempat makan yang nyaman, alias bisa ngobatin me time yang udah lama hilang karena sibuk kerja dan sibuk ngurus anak. Akhirnya pilihannya ke tempat yang all in. NARA PARK pilihannya.

Di Nara Park ini ada banyak tempat makan. Mulai dari tempat ngopi, restoran western, Jepang, dll. Pintu masuknya diisi tempat ngopi cantik bernama Foresta Coffee. Saya sempat foto-foto dan beli kopi susunya. Enak banget.

Pintu masuk Foresta Coffee bikin saya jatuh cinta.

Kafenya juga gemas.
Dan ini kopi susu yang saya bilang enak banget, walaupun harganya lumayan mahal 33K.

Ok, setelah cafe kopi, saya disuguhi pemandangan luas buat anak lari-lari atau kalau ada small wedding party rasanya bisa disini. Dipinggirnya banyak cafe-cafe / resto dengan berbagai macam pilihan makanan. Saya gak sebutin satu-satu, biar pada penasaran pengen kesana.

Saya pilih Nanny’s Pavillon yang temanya Playground. Karena masih cukup pagi maka menu yang saya pesan ya menu breakfast. Karena hari ini temanya saya hobi makan, maka yang saya ulas makanannya ya πŸ˜‹

Saya pilih disini, karena pemandangannya bikin mata jadi seger dan pastinya adem.
Tempat duduk saya juga bisa jadi spot foto yang kece menurut saya.

Saya pesan Ernest Chicken Waffle. Penampakannya kalian bisa lihat dibawah ini. Rasanya OMG enak pake banget. Ini gak dilebih-lebihin, karena saya termasuk pencinta waffle, saya penasaran banget sama rasanya waffle ini. Bayangin, waffle yang manis ketemu chicken yang gurih asin dan diberi cheese sauce plus perasan lemon seger, apa coba rasanya? Enak gak ada dua. Dan saya gak bohong, foto saya ini lebih cakep daripada di menu-nya. Wafflenya jumbo, bikin kenyang, rasanya pas, gak terlalu manis. Ayamnya dibalut tepung crispy khasnya Nanny’s, ukurannya juga jumbo. Dan yang pasti bikin enak sebetulnya si cheese sauce dan perasan lemonnya, bikin seger dan ada rasa asamnya. So complete banget ada manis, asin dan asam, kaya hidup aja πŸ˜‚. Gak sabar lihat penampakannya? Nih kepoin, looks yummy.

Ernest Chicken Waffle

Menu berikutnya yang saya pesan Victoria Truffle Burger. Gak kalah enak dengan si waffle tadi, burger ini disajikan dengan chips – kentang yang diiris tipis-tipis lalu di goreng sampai kering supaya garing dan kriuk-kriuk. Saya super suka sama patty-nya, matang sempurna, dagingnya lembut, gak ada yang tiba-tiba bikin sakit gigi, dan yang pasti saucenya enak plus truffle-nya yang niat jumlahnya alias banyak. Ukuran si burger ini cukup besar, dijamin kenyang makan burger ini.

Victoria’s Truffle Burger

Yang gemas di Nara Park ini ada Turtle Ground alias kura-kura darat dipelihara di cafe ini. Ada 4 kura-kura yang saya temui, dan mereka lagi asik makan.

Lahap banget makannya, sampai kalau dilihat dari deket, pipi dan mukanya celemotan penuh selada.

Tempat ini super nyaman untuk yang mau arisan, pacaran, kongkow sama sohib, me time atau pengen kerja diluar kantor tapi pengen adem dan dapet suasana alam. Wifinya OK kok.

Dari Nara Park, saya bener-bener mau me time, jadi langsung deh cus refleksi kaki di tempat favorit, Zen. Karena lokasinya dekat dengan PVJ, sekalian deh mampir, niatnya cuma mau jjs aja, eh malah nonton Terminator- Dark Fate. Karena hari Selasa, yang nonton pun sedikit, jadi studio kaya milik sendiri aja. Pop Corn dan Lemon Tea jadi temen sepanjang nonton film yang ga berhenti keseruannya dari awal sampai akhir.

Nonton se-studio paling ber 10, kaya punya sendiri nih bioskopnya.

eh gak nyangka pas mau pulang ketemu sama @miss_kuliner, si geulis yang sama-sama doyan makan plus jalan-jalan. Hayu ah kapan kita kuliner barengan.

Nih si @miss_kuliner yang cantik itu.

Akhirnya day off saya ditutup dengan santap malam saya di Wakacao, alias Pepper Lunch pinggir jalan yang gak kalah enak. Chicken curry dan Beef bumbu rendang jadi pilihan. Dua menu ini memang termasuk yang favorit, disajikan dengan hotplate super panas dan telur setengah matang bikin nasi ini terlihat super menggoda. Ditemenin emping, teh hangat dan pengamen yang nyanyi lagu nostalgia bikin santap malam saya seru dan makin mengobati me time. 😍☺️

Yummy Wakacao, untung lokasinya dekat rumah, jadi gak perlu susah buat mampir dan makan disini.

Terakhir, me time saya ditutup dengan coba minuman kekinian yang selalu rame sama pengunjung yang antri atau abang ijo yang setia nunggu. Ternyata harganya gak mahal, kisaran Rp 13.000, -, pakai OVO / GOpay bisa jadi cuma Rp 8.000,-an.

Saya lupa nama menunya. Tapi ini minuman coklat. Ok lah rasanya. Sangat affordable dengan harganya.

Me time saya selesai, yuk tunggu me time saya selanjutnya lusa. Semoga langsung bisa posting. Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s