Manusia Sok Tahu Tapi Tuhan Maha Tahu

Kali ini saya mau bahas yang sedikit Alkitabiah, bukan bermaksud berkhotbah, tapi sekedar berbagi Firman Tuhan yang kena banget buat hidup saya. Lately banyak sekali problem yang saya hadapi, tapi dengan Firman ini saya menjadi pribadi yang memandang suatu masalah bukan dari kacamata saya tapi dari kacamata Tuhan. Semoga semua yang baca merasa terberkati ya.

Saya kutip seluruh Firman Tuhan ini dari khotbah Pdt Debby Basjir, kalau yang sering mantengin khotbah online Mezbah Syukur pasti kenal sama Ibu Pendeta satu ini. Saya termasuk penggemar Ibu Debby lho. Dan terlebih lagi pengalaman hidupnya bersama Tuhan memberikan penguatan secara rohani untuk semua yang mendengar kesaksian dan Firman Tuhan yang dibawakan.

Gak panjang-panjang… saya mulai ya… Judulnya saya bedain dikit….

“Manusia Sok Tahu Tapi Tuhan Maha Tahu”
judul aslinya : Tuhan pegang kendali
yang mau dengar bisa klik disini ya.

Bagaimana sih mengalami hidup dimana Tuhan yang pegang kendali?

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah kita harus percayalah pada Tuhan.
Amsal 3 : 5
“Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Pengertian kita manusia ini sangat terbatas, kadang kita lupa tidak berdoa ketika kita mengalami pilihan atau masalah, kita jadi berpikir atau melakukan tindakan atas pengertian diri sendiri dan hasilnya kadang membuat kita sendiri kecewa pada diri sendiri atau pada Tuhan. Di ayat ini Tuhan itu mengingatkan bahwa percayalah, berdoalah, mohon agar Tuhan pimpin, jika ini bukan jalannya Tuhan, tunjukkan jalan dan gagalkan jika bukan rencana Tuhan, sehingga kita tidak bersandar pada pengertian kita yang terbatas, tapi menyerahkan pada Tuhan yang tidak terbatas.

Hal kedua, kita juga harus menyerahkan kendali hidup kita pada Tuhan.
1 Kor 10 : 13
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”
Tuhan itu setia dan adil. Semua perkara yang kita hadapi Dia yang ijinkan terjadi, jadi ingatlah akan ayat ini, pencobaan-pencobaan kita saat ini adalah pencobaan biasa yang tidak melampaui kekuatan manusia. Tuhan tahu kita kuat, sehingga percayalah. Jika kita menyerahkan pencobaan kita kepada Tuhan, biarkan Tuhan yang pegang kendalinya, kita akan selalu dikuatkan dan selalu punya jalan keluar.

Terakhir, biarkan Tuhan pegang kemudi kendali hidup kita.
ini merupakan ayat favorit saya, kalau yang sering lihat dan mampir ke IG saya, saya mencantumkan ayat ini sebagai landasan hidup saya.
Galatia 2 : 20
“namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”
Percayakan kendali hidupmu kepada Tuhan, jangan suka kepo dan interupsi Tuhan. Jika kita sudah menyerahkan hidup kita pada Tuhan, maka kita sudah tidak punya hak atas hidup kita, tapi Kristus yang diam di dalam kita dan bekerja atas hidup kita. Kita tinggal ikuti petunjuk Tuhan saja, sehingga kita tidak mudah kecewa atas hidup kita.

Satu hal yang saya rasakan setelah membaca 3 ayat ini, saya merasa saya diubahkan secara rohani. Betul kadang saya juga suka berpikir dan bertindak atas kemauan sendiri, lupa kalau Tuhan ada dan menjadi sumber jawaban atas hidup. Akhirnya kejeblos sendiri ke dalam masalah atau pencobaan karena bersandar pada pengertian diri sendiri. Tapi ayat kedua bilang jika kita mengalami pencobaan ingatlah kalau Tuhan yang ijinkan, dan Tuhan punya rencana untuk setiap kita. Yang jadi penipu Tuhan ijinkan jadi penipu, Yang ditipu Tuhan ijinkan dia ditipu, orang yang curang Tuhan ijinkan menjadi curang, yang dicurangi Tuhan ijinkan dia dicurangi. Tau kenapa? karena Tuhan punya maksud kepada setiap orang, Dia ingin kita menyadari Tuhan itu ada untuk kita semua, kita harus mengulas kembali ayat pertama dan merefleksikannya di ayat kedua “Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” Nah, Tuhan sudah bilang Dia tidak akan meninggalkan kita, pilihannya mau balik dan percaya Tuhan atau tidak? Kalau iya kita percaya, Tuhan pasti pimpin kita dan pasti selalu ada jalan keluar. Saya percaya, iya dan amin.

Ayat ke-3 buat saya yang paling menyentuh, ketika hidup saya dipegang Tuhan, saya tidak lagi hidup dalam kedagingan tapi hidup oleh iman. Ayat ini memberikan statement buat hidup saya bahwa setiap hari hidup saya adalah buat Tuhan. karena Tuhan tinggal dalam diri saya. Lebih menyenangkan gak rasanya? Terus terang saya senang berada bersama Tuhan. Cobaan itu gak mungkin gak ada, kita masih hidup di dunia yang banyak cobaan dan godaan. tapi ketika Tuhan ada dalam diri saya, cara pandang dan cara berpikir saya menjadi berbeda, mungkin saya masih suka mengeluh dan komplain, tapi jika mengingat Tuhan ada dalam diri saya, saya menjadi pribadi yang berpikir dengan caranya Tuhan karena Tuhan yang pimpin dan pegang kemudi saya.

Sedikit sharing diakhir blog ini, suatu malam saya bermimpi saya berada disebuah komsel, dimana pendetanya tahu kalau saya adalah orang baru di komsel tersebut, lalu pendetanya bilang, yang masih baru silahkan boleh memberi kesaksian. Dan saya mulai memberikan kesaksian tentang apa yang terjadi dalam hidup saya, tiba-tiba ada tangan yang menggandeng saya dan memperlihatkan suatu tempat diatas awan yang indah dan bersinar diujung sana, ada banyak orang yang tersenyum, berlarian dan tertawa. Lalu sebuah wajah tampan dengan senyuman hangat melihat ke arah saya dan berkata “kamu mau ada disana?” lalu saya berkata “Tuhan, apakah itu surga? apakah disana ada papi saya?” lalu Dia menjawab “Iya”. Dan saya langsung menangis dan kata-kata yang muncul dari bibir saya “ya saya mau kesana”. Lalu ini kali pertama saya menyadari bahwa saya menangis ketika tidur, dan terbangun dengan mata yang basah, lalu wajah Tuhan tersenyum dan seperti masuk dalam diri saya. Ketika bangun saya merasa sangat berbeda, saya merasakan damai walaupun banyak cobaan yang sedang saya alami (kapan-kapan saya akan ceritain sebagai kesaksian hidup, tagih ya…).

Sharing tadi buat saya menjadikan hari dimana saya menerima Tuhan tinggal dalam diri saya, dan membiarkan Tuhan yang take over hidup saya. Segala cobaan, kesukaan, kedukaan, keriaan semua dibawakan dalam nama Tuhan, biarkan Tuhan yang take over hidup saya. Pagi itu saya berdoa, Tuhan ampuni saya, dan meminta penyertaan-Nya untuk seluruh hidup saya. Mulai hari itu entah kenapa saya rindu Firman Tuhan setiap hari, dan ingin membagikannya di sosmed yang saya punya.

Semoga blog saya ini bisa membuka pemikiran kita akan cara kerja Tuhan. Jadi manusia jangan sok tahu, karena Tuhan Maha Tahu. Tuhan memberkati kita semua. Love you all !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s